Alat - gratis

Bikin invoice tanpa internet, langsung jadi PDF.

Buka, isi, cetak. Nggak ada daftar akun, nggak ada langganan, nggak ada batas jumlah invoice. Datanya tinggal di komputer kamu, bukan di server kami.
GratisJalan offlineTanpa daftar akunData di perangkat kamu

Ini kepake buat siapa

jasa nagih
Freelance, kontraktor kecil, penyedia jasa yang nagihnya masih pakai template Word terus diedit-edit. Nomor invoice-nya gampang kembar, dan itu baru ketahuan pas klien nanya.
toko kirim
Toko yang jual ke sesama usaha dan diminta invoice resmi. Yang dibutuhin cuma rapi dan konsisten, bukan fitur banyak.
lapangan sinyal
Yang kerjanya di tempat orang dan sinyalnya nggak bisa diandalkan. Aplikasi ini nggak nanya internet sama sekali.

Yang dia kerjain

  • Bikin invoice dengan penomoran yang jalan sendiri, jadi nggak kembar
  • Simpan data pelanggan dan barang, tinggal dipilih ulang di invoice berikutnya
  • Hitung diskon, ongkir, dan pajak per baris
  • Cetak atau simpan jadi PDF langsung dari browser
  • Tandai mana yang sudah dibayar dan mana yang belum
  • Jalan penuh tanpa internet setelah dibuka sekali
yang belum bisaDitulis di sini biar kamu nggak nemu sendiri pas udah kadung dipakai.
Belum bisa dipakai bareng banyak orang di perangkat berbeda. Datanya per perangkat.
Belum nyambung ke e-Faktur. Kalau kamu Pengusaha Kena Pajak, faktur pajaknya tetap dari sistem pajak.
Belum ada pengingat tagihan otomatis. Nagihnya masih kamu sendiri.

Yang biasanya ditanya

Gratisnya sampai kapan?

Nggak ada batas waktu dan nggak ada versi berbayar yang lagi disiapin diam-diam. Alat ini kami pakai sendiri, jadi dia hidup selama kami masih butuh.

Data saya kesimpan di mana?

Di browser di perangkat kamu. Kami nggak punya salinannya, dan kami nggak bisa lihat isinya.

Konsekuensinya jujur: kalau kamu hapus data browser, invoice-nya ikut hilang. Ekspor berkala kalau datanya penting.

Bisa dipakai di HP?

Bisa, tapi enaknya di layar lebar. Ngisi banyak baris barang di HP itu capek.

Kalau usaha saya butuh lebih dari ini?

Biasanya yang kurang bukan invoice-nya, tapi apa yang terjadi setelah invoice dibikin: piutangnya nggak kelacak, dan uang masuk nggak ketemu sama tagihannya. Itu bagian yang kami kerjain sebagai jasa, bukan sebagai aplikasi.

Invoice-nya udah rapi, tapi piutangnya masih nebak?

Kalau alatnya udah cukup, ya udah, pakai aja. Yang biasanya kurang itu bukan aplikasinya, tapi siapa yang mastiin catatannya jalan tiap hari.

Cerita dulu, gratis

Ceritain usahanya lagi mentok di mana. Yang baca orang, bukan bot, dan tetap kami balas walaupun jawabannya "ini bisa kamu benerin sendiri".

Yang kamu isi cuma dipakai buat bales kamu. Nggak dijual, nggak dikirimin promo. Detailnya di halaman privasi.